OPINI, Kebijakan efisiensi anggaran belanja sektor publik dan pengetatan perjalanan dinas oleh pemerintah pusat mulai berdampak signifikan terhadap industri pariwisata dan perhotelan di Kalimantan Timur (Kaltim). Koridor Samarinda-Balikpapan yang selama ini menjadi pusat aktivitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) pemerintahan, kini menghadapi tantangan penurunan okupansi yang cukup tajam dari awal tahun kuartal I dan II 2026, untungnya, memasuki bulan Mei 2026, kondisi ini mulai membaik dengan adanya tren kenaikan okupansi. Menanggapi fenomena tersebut, Armunanto, Dosen Industri, Prodi Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) sekaligus praktisi hospitality, menyatakan bahwa industri perhotelan Kaltim sedang menghadapi "alarm keras" akibat ketergantungan akut pada agenda birokrasi (captive market pemerintah). "Berdasarkan analisis data BPS Kaltim di awal tahun ini, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang sempat terkoreksi tajam hingga 1...
Bulukumba, -KawanMuda – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba dijadwalkan akan segera digelar dalam waktu dekat. Agenda penting ini menjadi momentum penentuan arah baru organisasi kemanusiaan tersebut ke depan. Sejumlah tokoh dan pejabat pemerintah mulai mencuat sebagai kandidat yang siap bertarung dalam Muskab PMI. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Bulukumba, **Dr. Pagga Kantoro**, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskab menjadi langkah strategis untuk membentuk kepengurusan definitif. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang sah sangat dibutuhkan agar PMI Bulukumba dapat kembali bergerak optimal dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah masyarakat. Di antara nama yang mulai menyatakan kesiapannya adalah **Andi Arifandi Mus**, yang akrab disapa Fandi. Ia dikenal sebagai relawan aktif sekaligus Pembina KSR PMI STAI Al-Gazali Bulukumba. Fandi juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PMI Bidang Relawan periode 2016–2021. Fandi menilai PMI Bulukumba m...