Langsung ke konten utama

Amankah Puasa Bagi Penderita Asam Lambung ? Tips Makanan Aman dari Klinik 35




Buat anda yang mengalami masalah lambung boleh berpuasa, namun akan lebih baik jika anda berkonsultasi dengan dokter gizi terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk berpuasa. “Selain itu, penderita maag juga baiknya tidak melewatkan sahur. Melewatkan sahur akan memperparah kenaikan asam lambung ☺️👌 Berikut tips Makanan yang sehat untuk penderita asam lambung :

1. Sayuran hijau

Ada berbagai sayuran yang memiliki kandungan tinggi serat dan baik untuk kesehatan tubuh.

Namun untuk penderita asam lambung dianjurkan mengonsumsi sayuran hijau seperti selada, buncis, asparagus, timun, hingga brokoli.

2. Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan kaya serat yang mampu mengatasi gejala asam lambung selama berpuasa.
Oatmeal mengandung tinggi serat yang mampu menyerap asam lambung jika sedang naik.
Hal ini tentu akan memberikan efek penurunan gejala refluks asam lambung.

3. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak sangat baik dikonsumsi semua orang, termasuk bagi penderita asam lambung.
Penderita asam lambung tidak dianjurkan mengonsumsi daging berlemak tinggi apalagi yang diolah dengan cara digoreng hingga menimbulkan banyak minyak.
Daging yang dianjurkan seperti daging salmon, maupun daging dada ayam tanpa kulit.
Cara memasaknya pun ada banyak pilihan, seperti dikukus, dibakar, direbus, hingga dipanggang.

4. Roti Gandum

Penderita asam lambung sangat dianjurkan mengonsumsi roti gandum saat sahur ataupun berbuka puasa.
Roti gandum mengandung tinggi vitamin, serat, dan nutrisi yang baik untuk kesehatan lambung.
Jika mengonsumsi roti gandum dengan teratur akan menurunkan gejala asam lambung selama berpuasa.
Hal ini dikarenakan dalam roti gandum mengandung aneka biji-bijian yang menyehatkan.

5. Pisang

Pisang adalah buah manis dengan tekstur lembut yang mengandung banyak nutrisi.
Dalam 1 buah pisang dinilai menandung kadar pH sebesar 5,6 yang mampu mnetralisir asam lambung.
Kandungan dalam buah pisang mampu menurunkan asam lambung yang sedang naik setelah berpuasa seharian.


Sumber : Klinik 35 Bulukumba Sulsel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Edukasi Bersama Pakar Ahli Toksin: Sosialisasi Penanganan Tatalaksana Kasus Gigitan Ular

SAMARINDA, - KawanMuda- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda melaksanakan kegiatan sosialisasi penanganan kasus gigitan ular bersama Narasumber Dr. dr. Tri Maharani, M.Si., Sp.Em., Sub.Sp.Tok(K)., FICEP., FIMMA (Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Keracunan Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), Ketua Indonesia Toxinology Society (ITS) atau Perhimpunan Toksinologi Indonesia. Beliau dikenal sebagai satu-satunya dokter ahli toksinologi ular berbisa di Indonesia yang fokus pada penanganan kasus gigitan hewan berbahaya dan aktif mengedukasi tenaga medis mengenai antivenom. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Aula Kantor Disdamkarmat dan dihadiri oleh relawan di Kota Samarinda pada tanggal 2 April 2026 Pada kasus gigitan ular pasien sistemik yang dikonsultasikan hari Minggu, 29 Maret 2026 wak...

Relawan Kemanusiaan Fandi Siap Bertarung di Muskab PMI Bulukumba

Bulukumba, -KawanMuda – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba dijadwalkan akan segera digelar dalam waktu dekat. Agenda penting ini menjadi momentum penentuan arah baru organisasi kemanusiaan tersebut ke depan. Sejumlah tokoh dan pejabat pemerintah mulai mencuat sebagai kandidat yang siap bertarung dalam Muskab PMI. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Bulukumba, **Dr. Pagga Kantoro**, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskab menjadi langkah strategis untuk membentuk kepengurusan definitif. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang sah sangat dibutuhkan agar PMI Bulukumba dapat kembali bergerak optimal dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah masyarakat. Di antara nama yang mulai menyatakan kesiapannya adalah **Andi Arifandi Mus**, yang akrab disapa Fandi. Ia dikenal sebagai relawan aktif sekaligus Pembina KSR PMI STAI Al-Gazali Bulukumba. Fandi juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PMI Bidang Relawan periode 2016–2021. Fandi menilai PMI Bulukumba m...

Ka'bah Baitullah Saksi At-Tauhid di Awal dan di Akhir Manusia

Opini,- Ka’bah adalah bangunan berbentuk kubus yang menjadi pusat ibadah seluruh umat Islam di dunia. Ka’bah juga diketahui sebagai bangunan tertua yang pertama kali didirikan atas wujud kemuliaan dan keberkahan. Dari sana, dapat dimaknai bahwa Ka’bah merupakan kesatuan arah kiblat umat Islam dalam menyembah dan mengesakan Allah Swt. Oleh sebab itu, Ka’bah kemudian dikenal dengan sebutan Baitullah (rumah Allah) dan al-baitul al-atiq (bangunan tertua). Ritual Ibadah keliling ini disebut thawaf agar manusia mengingat kembali asal mula jatidiri saat pertama kali diciptakan untuk totalitas ubudi.  Kita tidak menyembah Ka'bah seperti kesimpulan ngawur, sama sekali tidak, persis ketika malaikat dan Iblis diminta sujud kepada Adam, iblis lah yang terkutuk karena punya kesimpulan ngawur. Ba'itullah simbol meng-Esa-kan, bentuk totalitas manusia atas Ilah dan Rabb-Nya.  Bangunan ini sempat dibiarkan ditinggalkan manusia setalah bencana banjir bandang Nuh AS, beberapa abad lamanya kemudi...