Langsung ke konten utama

Orang Tua Siswa Menolak Pemberian Imunisasi MR

Bulukumba, Dengan Adanya Program Pemerintah dengan pemberian imunisasi MR di sekolah dan di posyandu pada Bulan Agustus - September 2018. banyak orang tua siswa di sekolah menolak dan melarang Anaknya di Suntik Imunisasi Rubella .

 Salah satu Anak yang sekolah di SDN 221 Tanah kongkong , bicara langsung oleh Petugas Imunisasi Puskesmas Caile, Bahwa dia dilarang Oleh orang Tuanya," Nalarangka Mamaku di suntik " kata Siswa SD tersebut.
salah satu siswa SDN 221 Kls 1a siap disuntik petugas Puskesmas Caile 

Padahal Kami dari Petugas Puskesmas Caile sudah masuk ke ruang kelasnya masing masing dan hanya ada beberapa siswa yang siap di suntik, kata Hj.Herawati salah satu Petugas.

Dan disisi lain kepala Sekolah SDN 221 ," Syarifuddin " mengatakan bahwa dirinya dari pihak sekolah mendukung penuh program Pemerintah kegiatan Imunisasi MR , tapi maumi diapa kalau orang tuanya tidak mau dan keberatan kalau anaknya disuntik.

Menurut Kepala Puskesmas Caile melalui Hp selulernya " dr.A.marlah susyanti, mengatakan bahwa siswa yang tidak mau disuntik, kami tidak bisa paksa, yang mau saja dan orang tua siswa menolak, membuat surat pernyataan bahwa anaknya tidak diperbolehkan disuntik.karena petugas kami dilapangan sudah mengunjungi sekolahnya tapi hanya beberapa siswa yang siap di suntik imunisasi MR. ( Ahf.KMB )



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...