Langsung ke konten utama

HARLAH Ke 7 KSR PMI STAI Al GAZALI

Bulukumba—Dalam rangka memperingati  Hari Lahir (HARLAH ) KSR PMI unit 103 STAI Al gazali bulukumba yg ke 7 menggelar aksi sosial donor darah dengan tema ” Darahku bukti cinta untuk sesama” dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Oktober 2018 di Kampus STAI Al Gazali Bulukumba.


kegiatan ini berhasil mengumpulkan 47 kantong darah dengan rincian golongan Darah A sebanyak 18 kantong,golongan darah B sebanyak 12,golongan darah O sebanyak 13 dan golongan darah AB sebanyak 4.

Muhuhammad Awal Sebagai Komandan KSR PMI unit 103 Stai AlGazali mengatakan bahwa kegiatan ini mampu memenuhi kebutuhan pasien yang terkadang membutuhkan darah secara tiba tiba. Dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama kemudian bisa memenuhi stok darah yang kurang di BDRS RSUD Sultan Dg Radja.

Tak lupa juga saya ucapkan banyak terima kasih kepada PMI Kabupaten Bulukumba dan Baznas dan unsur terkait didalam kegiatan kami, ujar Muhammad Awal sapaan Awal Ruse.

Disisi lain Wakil Ketua Bidang PMI dan Relawan " Andi Arifandi Mus " mengatakan bahwa kami sangat bersyukur berkat kegiatan Aksi Donor Darah KSR PMI Al Gazali dapat memenuhi kebutuhan / Kekurangan stok darah yang ada di UTD dan  BDRS RSUD Sultan dg Radja.
Dan semoga bermanfaat dan bisa sebagai contoh oleh berbagai Oganisasi dan Kampus yang ingin membuat kegiatan aksi donor darah.ujar Andi Arifandi sapaan Fandi yang juga sebagai Ketua Kawan Muda Bulukumba.


Laporan : Andi Hebri F

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...