Langsung ke konten utama

Kasus Konfirmasi Covid19 Kaltim Semakin Bertambah

SAMARINDA, Update Kasus Covid19 Kalimantan Timur Semakin Hari Bertambah Jumlahnya, dilihat Dari Data Updete 13 November 2020.

Pemerintah dengan segala upaya secara optimal terus melakukan langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran dan penularan virus corona (Covid 19) di Kaltim.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak bahwa penyebaran virus masih cukup masif. Ditandai belum menurunnya angka terkonfirmasi, sebaliknya pasien positif Covid-19 ikut bertambah.



Karenanya, penerapan protokol kesehatan menjadi jalan utama agar penyebaran dan penularan virus bisa terkurangi. Sebab, kedisiplinan masyarakat masih rendah bahkan tidak sedikit mengabaikannya.


"Jaga jarak aman, selalu pakai masker dan cuci tangan pakai sabun atau handsanitazer menjadi kebiasaan baru yang harus terus dilakukan masyarakat secara serius," jelas Andi Muhammad Ishak, Jumat (13/11/2020).


Baginya, protokol kesehatan harus benar-benar ditegakkan dan dipahami masyarakat secara baik dan benar, sehingga tidak menjadi beban tapi upaya menyelamatkan dan melindungi diri.


Terlebih lagi, ungkapnya, tidak bisa dipungkiri kalau transmisi lokal sudah terjadi di tengah masyarakat. Dan kondisi semakin sulit tanpa keseriusan dan dukungan masyarakat.


Hari ini, sebutnya, angka kesembuhan cukup tinggi mencapai 83,6 atau 340 kasus, sehingga total sembuh 13.933 kasus.

Namun angka kasus terkonfirmasi 477,7 dari 100.000 penduduk. Sebab, ada penambahan positif 277 kasus, sehingga total 16.661 kasus. Sementara meninggal tambah satu kasus (total 519 kasus)

Tambah nya kasus Positif Updete Hari Jumat 13 November 2020 Meliputi Kab. Kutai Kartanegara 73, Kab. Kutim 20, Kab. Kubar 3, Kota Samarinda 95, Kab. Paser 12, Kab. PPU 1, Kota Bontang 28 dan Kota Balikpapan 45. Total Keseluruhan Kasus Positif Hari ini Mencapai 277 Kasus. 

Sedangkan Kasus Sembuh Hari ini, Meliputi Kab. Paser 10, Kab. Kutim 123, Kab. Kukar 63 , Kota Balikpapan 25, Kota Bontang 17 dan Kota Samarinda 102. Total Keseluruhan sebanyak 340 kasus Sembuh. 

Kemudian Kasus Meninggal Bertambah 1 dari Kab. Kutai Timur (*Ahf). 





Laporan : Andi Hebri


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Edukasi Bersama Pakar Ahli Toksin: Sosialisasi Penanganan Tatalaksana Kasus Gigitan Ular

SAMARINDA, - KawanMuda- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda melaksanakan kegiatan sosialisasi penanganan kasus gigitan ular bersama Narasumber Dr. dr. Tri Maharani, M.Si., Sp.Em., Sub.Sp.Tok(K)., FICEP., FIMMA (Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Keracunan Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), Ketua Indonesia Toxinology Society (ITS) atau Perhimpunan Toksinologi Indonesia. Beliau dikenal sebagai satu-satunya dokter ahli toksinologi ular berbisa di Indonesia yang fokus pada penanganan kasus gigitan hewan berbahaya dan aktif mengedukasi tenaga medis mengenai antivenom. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Aula Kantor Disdamkarmat dan dihadiri oleh relawan di Kota Samarinda pada tanggal 2 April 2026 Pada kasus gigitan ular pasien sistemik yang dikonsultasikan hari Minggu, 29 Maret 2026 wak...

Relawan Kemanusiaan Fandi Siap Bertarung di Muskab PMI Bulukumba

Bulukumba, -KawanMuda – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba dijadwalkan akan segera digelar dalam waktu dekat. Agenda penting ini menjadi momentum penentuan arah baru organisasi kemanusiaan tersebut ke depan. Sejumlah tokoh dan pejabat pemerintah mulai mencuat sebagai kandidat yang siap bertarung dalam Muskab PMI. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Bulukumba, **Dr. Pagga Kantoro**, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskab menjadi langkah strategis untuk membentuk kepengurusan definitif. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang sah sangat dibutuhkan agar PMI Bulukumba dapat kembali bergerak optimal dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah masyarakat. Di antara nama yang mulai menyatakan kesiapannya adalah **Andi Arifandi Mus**, yang akrab disapa Fandi. Ia dikenal sebagai relawan aktif sekaligus Pembina KSR PMI STAI Al-Gazali Bulukumba. Fandi juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PMI Bidang Relawan periode 2016–2021. Fandi menilai PMI Bulukumba m...

Ka'bah Baitullah Saksi At-Tauhid di Awal dan di Akhir Manusia

Opini,- Ka’bah adalah bangunan berbentuk kubus yang menjadi pusat ibadah seluruh umat Islam di dunia. Ka’bah juga diketahui sebagai bangunan tertua yang pertama kali didirikan atas wujud kemuliaan dan keberkahan. Dari sana, dapat dimaknai bahwa Ka’bah merupakan kesatuan arah kiblat umat Islam dalam menyembah dan mengesakan Allah Swt. Oleh sebab itu, Ka’bah kemudian dikenal dengan sebutan Baitullah (rumah Allah) dan al-baitul al-atiq (bangunan tertua). Ritual Ibadah keliling ini disebut thawaf agar manusia mengingat kembali asal mula jatidiri saat pertama kali diciptakan untuk totalitas ubudi.  Kita tidak menyembah Ka'bah seperti kesimpulan ngawur, sama sekali tidak, persis ketika malaikat dan Iblis diminta sujud kepada Adam, iblis lah yang terkutuk karena punya kesimpulan ngawur. Ba'itullah simbol meng-Esa-kan, bentuk totalitas manusia atas Ilah dan Rabb-Nya.  Bangunan ini sempat dibiarkan ditinggalkan manusia setalah bencana banjir bandang Nuh AS, beberapa abad lamanya kemudi...