Langsung ke konten utama

Lautan Surat Al fatihah adalah Totalitas Ketauhidan Manusia

 Oleh

Jaya Mualimin



Pembukaan 

Surat Alfatihah adalah

Surat ini sangat Istimewa dan spesial karena ditelatakan pada bagian pertama kitab al Quran, al Fatihah adalah kelompok lima surat yang turun pertama kali, yaitu berturut turut; al 'alaq, al-Qalam, al Muzzamil, al Mudatsir dan terakhir al Fatihah. Menurut riwayat dalam azbabu nuzul ayat ini belum pernah diturunkan dalam kitab terdahulu, penugasan khusus malaikat, bunyi lonceng yang keras terdengar Nabi SAW, lalu langit Arsy' terbuka dan malaikat langsung turun bertemu Muhammad SAW. Kejadian begitu istimewa sehingga surat ini ditempatkan pada pembuka al Qur'an sesuai arahan Allah SWT.

Surat pembuka ini adalah perintah Allah SWT kepada manusia untuk tunduk dan patuh pada kalimat yang satu yaitu "La ila ha ilallah" kalimat yang menyelamatkan manusia di akhirat. Jangan melupakan perjanjian dulu dalam alam ruh (surat al A'raf 172 ) manusia membenarkan ketauhidan kepada Allah SWT. Para Rasul mengingatkan akan janji itu.

Totalitas Tauhid

Para Nabi dan Rasul silih berganti menyampaikan wahyu agar perjanjian ini selalu diperbaharui mulai Nabi Adam AS sampai Rasul terakhir Muhammad SAW, tercatat dalam suhuf-suhuf dan kitab-kitab suci bahwa kalimat tauhid ini menjadi pesan utama. Surat pembuka ini menandai bahwa Kitab ini sebagai pedoman bagi manusia untuk mendapatkan petunjuk yang lurus (shiratal mustaqim), kitab yang terakhir diturunkan untuk menjelaskan bagiamana manusia mendapat kemudahan dalam petunjuk-Nya.

Tematik Tauhid

Secara ringkas al Quran dibuka dengan al Fatihah Surat pertama (1) dan ditutup surat An Nas (114) adalah satu kesatuan tema berkaitan dengan kalimat Tauhid yang sempurna meliputi 3 (tiga) elemen tauhid yaitu; Allah sebagai pencipta, Allah sebagai sesembah dan Allah sebagai Penguasa/Raja (Rububi Uluhi dan Mulki).

Rububi:

- Alhamdulilahi *robbi* alamin [ fatihah]

- Qul audu *birobbi* nas [an nas)

Allah Jalla Jalahu sebagai pencipta [create] dari yang tidak ada menjadi ada [mahluk], Dia menciptakan segala sesuatu dengan Kun Fayakun, Jadilah maka terjadilah.

Malik penguasa:

- *maaliki* yaumiddin (fatihah)

- *maaliki* naas (an nas)

Dia adalah Malik/Raja [penguasa], Dia yang punya aturan dan perintah, Dia mengatur segala alam ini, memerintah mahluk untuk tinduk dengan terpaksa atau suka rela.

Uluhi;

- iyya *kana' budu* waiyya kanastaiin (fatihah)

- *ilahi* naas (an nas)

Tuhan Allah yang wajib disembah tidak ada yang lain. Ibadah ritual sebagai jalan untuk dekat taqorub ilallah, tidak ada sektu dan yang menyamai-Nya.Dia yang mengabulkan doa, memberi pertolongan.

Petunjuk Jalan

Perintah meminta petunjuk agar mendapatkan petunjuk yang lurus langsung dari Allah SWT.


Golongan petunjuk yang lurus (Shiratal mustaqim)

Petunjuk jalan yang lurus adalah jalan golongan orang-orang yang diberi nikmat, para penganut kalimat tauhid yang telah dipraktekan oleh para nabi dan rasul, para manusia saleh dari masa ke masa baik yang telah berlalu sampai dengan hari kiamat.

Golongan yang Dimurkai (Al-Maghdhub) 

Mereka adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran, namun menolak untuk mengikutinya, mengingkarinya, serta melanggarnya. Menurut para mufassir, sifat ini secara khusus merujuk pada kaum Yahudi terdahulu, namun berlaku bagi siapa saja yang mengetahui perintah-Nya tapi dengan sengaja melanggarnya.

Golongan yang Sesat (Adh-Dhallin)

Mereka adalah orang-orang yang menyimpang dari jalan Allah karena kebodohan, tidak berlandaskan ilmu agama yang benar, serta melakukan ibadah atau amalan yang tidak sesuai dengan syariat. Sifat ini secara khusus merujuk pada kaum Nasrani terdahulu, namun mencakup pula setiap orang yang beribadah atau meyakini sesuatu tanpa dasar petunjuk wahyu.

Penutup

Demikian lautan al-Fatihah dengan kekuatan tauhid ini Rasulullah pun pernah mengapresiasi usaha sahabat dengan do'a kesembuhan salah seorang ketua suku dari penyakit (racun). Apalagi penyakit karena dangkalnya akidah, kita terbebas dosa kesyirikan. Dengan kembali pada kalimat tauhid ini, Allah pasti mengangkat derajat ketakwaan.

Amin ya robb alamiin


Wallahu a'lam bissawab


Al fakir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...