Oleh Jaya Mualimin Pembuka Kalimat laa ilaaha Illallah (لآ إِلَهَ إِلاَّ الله) adalah kalimat yang agung. Ia inti dan pokok dalam Islam. Maka, dengan mengucapkan kalimat ini, maka tanda berserah diri secara total kepada Allah. Kalimat ini disebut kalimat tauhid, kalimat ikhlas, juga kalimat ‘urwatul wutsqa dan kalimatun sawwa'. Dalam kalimat ( لآ إِلَهَ إِلاَّ الله ) terdapat empat komponen, yaitu: Pertama: Laa (لآ) yang artinya: tidak ada; meniadakan; menafikan. Kedua: ilaah ( إِلَهَ) artinya: sesuatu yang disembah; sesuatu yang menjadi tujuan ibadah. Ketiga: illa (إِلاَّ ) artinya: kecuali. Keempat: Lafadz jalalah Allah (الله ), yaitu nama Allah Ta’ala. Pengakuan Iblis lebih mulia dari Adam AS Kalimat ini adalah pengakuan sebagai mahluk Allah, maka segala sifat Kesombongan musnah, tidak membanggakan dirinya kecuali keagungan Allah. Bermula Iblis saat menolak perintah Allah SWT bersujud kepada Adam AS. Iblis merasa lebih mulia karena diciptakan dari api, sementara Adam dar...