Langsung ke konten utama

Puskesmas Caile Bekerja Sama Dengan Pihak Kecamatan Melakukan Edukasi / himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di Kec. Ujung Bulu

BULUKUMBA, Puskesmas Caile melaksanakan Penyuluhan / Edukasi Kesehatan Masyarakat Dalam Rangka Memutuskan Mata Rantai Covid19 di  Sembilan (9) Kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba mulai pada hari senin 29/06/2020 dan berakhir hingga hari ini, Rabu  29/07/2020.
 


Kegiatan ini melibatkan  unsur Puskesmas Sendiri terdiri dari Program Promkes, Gizi dan Kesling, kemudian di bantu oleh Unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pihak Kelurahan yang berada di lingkup Kecamatan Ujung Bulu. 

Menurut Koordinator Program Promkes Puskesmas Caile " Bayu Agung Nugroho " Saat di konfirmasi Jurnalis Teropongsulseljaya.com melalui Whatsapp nya mengatakan bahwa Kami bersama Tim turun langsung ke Masyarakat dalam memberikan himbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan Kegiatan ini sdh dilakukan di 9 Kelurahan dalam waktu sebulan lamanya. 

Kami lakukan dengan menggunakan ambulance beserta motor keliling di sepanjang jalan dalam memberikan informasi akurat tentang bahaya nya Covid19 serta mengajak masyarakat agar tetap berprilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Melakukan 3 hal penting yakni Pakai Masker, Jaga Jarak serta Rajin Cuci Tangan. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...