Langsung ke konten utama

Kaji Banding Dinkes Prov Kaltim ke Dinkes Prov Bali dalam Rangka Percepatan Pembangunan di Bidang Kesehatan Provinsi Kaltim

SAMARINDA, -TEROPONGSULSELJAYA.Com- Dalam Kegiatan Kaji Banding Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam Rangka Percepatan Pembangunan di Bidang Kesehatan Provinsi Kaltim, Jumat (18/12/2020). 

kegiatan Kaji Banding ini adalah merupakan kegiatan kaji banding pertama dilakukan yang secara khusus diikuti oleh semua bidang dan semua Pimpinan (Kabid dan Kasi) dilingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. 



 Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim " dr. Fadilah mengatakan bahwa kegiatan ini akan di fokuskan dan selalu berkolaborasi dalam mencegah, menangani dan menurunkan stunting di Provinsi Kalimantan Timur sesuai dengan Tupoksinya. 

Disamping itu juga Terkait dengan Indeks Pembangunan Kesehatan  Masyarakat (IPKM) menurut  Provinsi tahun 2013 dan 2018 Provinsi Bali tetap peringkat pertama dari 34  Provinsi. karena berdasarkan sub indeks IPKM penyumbang terbesar adalah  pada sub indeks pada kesehatan balita dan Penyakit Tidak Menular dan faktor resikonya. 


Pemilihan lokasi kaji banding ke Provinsi Bali dengan anggapan bahwa Provinsi Bali sudah berupaya secara optimal dalam percepatan pembangunan dibidang kesehatan, terutama salah satunya dalam pencegahan, penanganan dan menurunkan jumlah stunting dengan program-program inovatif seperti gerakan pemberdayaan masyarakat melalui peran pemerintah desa dalam menanggulang stunting di wilayahnya, tambah dr. Padilah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Edukasi Bersama Pakar Ahli Toksin: Sosialisasi Penanganan Tatalaksana Kasus Gigitan Ular

SAMARINDA, - KawanMuda- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda melaksanakan kegiatan sosialisasi penanganan kasus gigitan ular bersama Narasumber Dr. dr. Tri Maharani, M.Si., Sp.Em., Sub.Sp.Tok(K)., FICEP., FIMMA (Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Keracunan Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), Ketua Indonesia Toxinology Society (ITS) atau Perhimpunan Toksinologi Indonesia. Beliau dikenal sebagai satu-satunya dokter ahli toksinologi ular berbisa di Indonesia yang fokus pada penanganan kasus gigitan hewan berbahaya dan aktif mengedukasi tenaga medis mengenai antivenom. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Aula Kantor Disdamkarmat dan dihadiri oleh relawan di Kota Samarinda pada tanggal 2 April 2026 Pada kasus gigitan ular pasien sistemik yang dikonsultasikan hari Minggu, 29 Maret 2026 wak...

Relawan Kemanusiaan Fandi Siap Bertarung di Muskab PMI Bulukumba

Bulukumba, -KawanMuda – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba dijadwalkan akan segera digelar dalam waktu dekat. Agenda penting ini menjadi momentum penentuan arah baru organisasi kemanusiaan tersebut ke depan. Sejumlah tokoh dan pejabat pemerintah mulai mencuat sebagai kandidat yang siap bertarung dalam Muskab PMI. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Bulukumba, **Dr. Pagga Kantoro**, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskab menjadi langkah strategis untuk membentuk kepengurusan definitif. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang sah sangat dibutuhkan agar PMI Bulukumba dapat kembali bergerak optimal dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah masyarakat. Di antara nama yang mulai menyatakan kesiapannya adalah **Andi Arifandi Mus**, yang akrab disapa Fandi. Ia dikenal sebagai relawan aktif sekaligus Pembina KSR PMI STAI Al-Gazali Bulukumba. Fandi juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PMI Bidang Relawan periode 2016–2021. Fandi menilai PMI Bulukumba m...

Ka'bah Baitullah Saksi At-Tauhid di Awal dan di Akhir Manusia

Opini,- Ka’bah adalah bangunan berbentuk kubus yang menjadi pusat ibadah seluruh umat Islam di dunia. Ka’bah juga diketahui sebagai bangunan tertua yang pertama kali didirikan atas wujud kemuliaan dan keberkahan. Dari sana, dapat dimaknai bahwa Ka’bah merupakan kesatuan arah kiblat umat Islam dalam menyembah dan mengesakan Allah Swt. Oleh sebab itu, Ka’bah kemudian dikenal dengan sebutan Baitullah (rumah Allah) dan al-baitul al-atiq (bangunan tertua). Ritual Ibadah keliling ini disebut thawaf agar manusia mengingat kembali asal mula jatidiri saat pertama kali diciptakan untuk totalitas ubudi.  Kita tidak menyembah Ka'bah seperti kesimpulan ngawur, sama sekali tidak, persis ketika malaikat dan Iblis diminta sujud kepada Adam, iblis lah yang terkutuk karena punya kesimpulan ngawur. Ba'itullah simbol meng-Esa-kan, bentuk totalitas manusia atas Ilah dan Rabb-Nya.  Bangunan ini sempat dibiarkan ditinggalkan manusia setalah bencana banjir bandang Nuh AS, beberapa abad lamanya kemudi...