Langsung ke konten utama

MENGGANDENG HARI ANTI KORUPSI, KOPEL GELAR CAMP DEMOKRASI


TEROPONG SULSELJAYA, Makassar - Dalam Rangka Hari Anti Korupsi se-Dunia, Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) akan kembali mengadakan Camp Demokrasi pada tanggal 7 -9 Desember 2019 bertempat di Batulapisi Malino Kabupaten Gowa.


Pada kegiatan kali ini KOPEL mengusung Tema "Pilkada Berintegritas Anti Politik Uang" akan menghadirkan beberapa Narasumber antara lain Kementerian Dalam Negeri, KPU, Bawaslu Pusat serta Komisioner KPK dan sejumlah narasumber lokal lainnya termasuk Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan sebagai pemilih kaum Mileneal yang akan berpartisipasi pada pilkada serentak 2020 mendatang.

Pemerintah Kabupaten Gowa Melalui Sekretaris Daerah "Muhlis" sangat merespon positif kegiatan yang KOPEL yang akan berlangsung di lingkungan Pemda Gowa.

"Kegiatan ini cakupannya Nasional apalagi diadakan di Malino Kabupaten Gowa yang kita ketahui bersama bahwa Malino ini merupakan ikon Kabupaten Gowa," ucapnya.

Kegiatan yang tinggal menghitung hari ini, "Ocha" selaku penanggung jawab kegiatan mengemukakan harapan kiranya agar kegiatan camp Demokrasi dengan mengambil tema Pilkada Berintegritas Anti Politik Uang ini berjalan dengan lancar sesuai apa yang kita cita-citakan.

"Semoga berjalan dengan lancar sesuai apa yang kita cita-citakan dan persiapan hari ini sudah berada diangka 85% tinggal bagaimana memfixkan pembenahan serta dekorasi dilokasi kegiatan", ucapnya kepada Team Teropong SulselJaya 3/12/2019.

Lanjutnya, "Sudah ada sekitar 106 peserta yang mengkonfirmasi kesediaan menghadiri kegiatan ini" Tutupnya.

Ketua Panitia Mahyuddin dalam Rilisnya kepada awak media menyampaikan bahwa keynote speaker dikegiatan ini akan disampaikan langsung dari Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Bpk. Drs. Akmal Malik, M. Si.

"iya, keynote speakernya dari Dirjen Otda Kemendagri Pak Akmal Malik sudah konfrom, Insya Allah akan hadir. Kemarin beliau sampaikan langsung saat panitia audiens di kantor Kemendagri Jakarta”, Tutupnya Mahyuddin yang juga mahasiswa KKP Fisipol Unismuh. (vhr)

Reporter  : vhr vharel
Teropong SulselJaya
Portal Kawan Muda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...