Langsung ke konten utama

YVCI chapter Bulukumba sukses melaksanakan Deklarasi

Bulukumba, Deklarasi YVCI chapter Bulukumba berlangsung meriah,acara yang mengambil tema satukan perbedaan dalam persaudaraan tanpa batas , diselenggarakan malam ini sabtu(21/12/2019) bertempat di sentra kuliner Bulukumba.yang diawali dengan rooling bersama anggota YVCI  yang berasal dari berbagai kabupaten di sulawesi selatan bahkan ada  yang berasal dari luar sulawesi.


Menurut ketua pelaksana, Darwis mengatakan deklarasi YVCI merupakan bentuk persaudaraan kita sesama pengguna motor yamaha vixion.tidak hanya itu ,ini juga merupakan bentuk sosialisasi kita masyarakat bahwa komunitas motor itu taat peraturan lalu lintas  tidak ugal ugalan.


Setara dengan sambutan yang mewakili kapolres Bulukumba mengatakan bahwa harapnya komunitas motor di Bulukumba mampu memberikan contoh yang baik dan membantu kinerja polri dalam menjaga keamanan,karena mengingat tidak lama lagi bulukumba akan menghadapi Pilkada 


Andi kurniady selaku kepala dinas perhubungan dan mewakili pemerintah Bulukumba mengatakan sudah banyak komunitas motor di Bulukumba,ini membuktikan bahwa anak muda di Bulukumba itu rasa persaudaraan nya tinggi.karena saya pernh juga ikut komunitas motor dan pernah ikut touring.

Dan semoga adanya komunitas YVCI ini bisa memberi  contoh kepada yang lain dalam tertib berlalu lintas.harapnya


Acara yang begitu meriah dihadiri dari berbagai komunitas motor yang larut dalam alunan musik regee yang dimainkan langsung oleh Komunitas Hitam Pekat
Diakhr acara ada pemotongan tumpeng dan pertukaran plakat dari berbagai komunitas bikers yang hadir.


Laporan : A.Af
Berita Teropong Sulsel Jaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...