Langsung ke konten utama

BUPATI BOVEN DIGOEL, PAPUA MENINGGAL DUNIA DI KAMAR HOTEL .



Jakarta, Bupati Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua '' Benediktus Tambonop" Meninggal Dunia Di Kamar  2135 Hotel Mercure Kemayoran jakarta Pusat, senin, 13 Januari 2020 Usai Menghadiri Acara Rakernas I HUT PDIP .


Orang Nomor 1 di Boven Digoel ini memesan Kamar bersama teman wanita yang baru dia kenal untuk menemaninya Minum Wine di Hotel Grand Mercure. Wanita tersebut bernama Mirnawati ( 31 ) yang sehari hari nya bekerja Sebagai Karyawan di Hiburan Bilyard After Hour Lt 2 Sarina menteng Jakarta Pusat. Wanita tersebut mengaku menerima uang sebesar Rp 10 Juta dari Korban tersebut.


Kronologi Kejadian, sekitar pukul 04.00 WIB, saksi dan korban tiba di hotel menggunakan mobil diantar oleh sopir korban, Mansur.  Keduanya masuk ke kamar 2135 Lt 2 Grand Mercure dan melakukan ML sebanyak satu kali dengan korban. Kemudian sekitar pukul 05.00 WIB,, korban turun dari tempat tidur dan tiba-tiba terjatuh di lantai dan tidak sadarkan diri. Mirnawati langsung menghubungi receptionist hotel.

Tidak berselang lama, dua orang security datang lalu membawa korban ke RS Mitra Kemayoran. Setiba di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Barang bukti yang ditemukan di dalam kamar 2135, yaitu  Kartu Tanda Peserta Rakernas & HUT PDIP, uang tunai Rp100 juta dan jamu ramuan Ihsanix.

Sementara dari keterangan polisi, meninggalnya Bupati Boven Digoel diduga karena Serangan jantung. ( Ahf )


Editor : Andi Hebri
Berita teropong Sulsel Jaya
Berita Kawan Muda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...