Langsung ke konten utama

Warga Berikan Penghargaan Seekor Ayam Kepada Aiptu Indrawan


Makassar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sambung Jawa Kecamatam Mamajang "Aiptu Indrawan " Mengadakan Program Kunjungan ke Warga Pada Hari Senin, 13 Januari 2019 dijalan Tanjung Alang Lr.8 RT 03 RW VIII Kota Makassar Untuk melihat secara Langsung dan lebih dekat Kondisi Keadaan Warga yang bermukiman di sekitar wilayah Kerjanya.


Aiptu Indrawan dalam Kunjungan kewarganya lebih mengutamakan suasana kekeluargaan sehingga tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik.

 sebagai Bhabinkamtibmas Aiptu Indrawan selalu terbuka menerima masukan dan saran dari warganya.

Menyikapi perkembangan cuaca akhir - akhir ini yang masih ekstrim, Aiptu Indrawan dihadapan warganya mengatakan agar selalu berhati - hati dan waspada akan bahaya banjir dan pohon tumbang. Begitupula dengan turunnya hujan tengah malam agar jangan terlelap tidurnya karena kriminalitas mengintai setiap waktu. Bilamana ada yang mencurigakan segera laporkan ke Aparat Kepolisian untuk ditindaklanjuti.


Warga sangat antusias mendengar himbuan dari Aiptu Indrawan. Bahkan salah seorang warganya, Ny. Anton memberikan Penghargaan Seekor Ayam Betina kepada Aiptu Indrawan sebelum mengakhiri kunjungannya.

Dalam Penyerahan Ayam Betina kepada Aiptu Indrawan, Ny. Anton mengatakan bahwa ini mengandung makna tersendiri yaitu kedekatannya selalu Aiptu Indrawan kepada warganya setiap saat dan juga sebagai Pelayan, Pelindung dan Pengayom Masyarakat. Itulah ada pada Ayam Betina.
Aiptu Indrawan merasa terharu atas penghargaan yang diberikannya dan akan memegang amanah untuk selalu memberikan Pelayanan, Perlindungan dan Mengayomi Masyarakat.

Laporan : Muh.Ariyanto
Berita Teropong Sulsel Jaya
Berita Kawan Muda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...