Langsung ke konten utama

KSR PMI UNIT UNIVERSITAS MEGA RESKY MENGGELAR DIKLATSAR IX ( OUTDOOR )

Makassar,  Korps Sukarela Palang Merah Indonesia ( KSR PMI ) Unit Universitas Mega Resky Makassar  menggelar DIKLATSAR IX ( outdoor ) yang di laksanakan mulai Hari Jumat, 7 Februari sampai Minggu, 9 Februari 2020 di Desa Ko'mara Kecamatan Polongbangkeng  Utara Kabupaten Takalar.


Dalam Kegiatan Ini jumlah peserta diklatsar sebanyak 56 orang dan Turut Hadir Anggota Pengurus PMI Kota Makassar '' A.Rifqi Nur Mukthar '' dan juga Staf PMI Kota Makassar ''Fardiansyah Karim''.


Menurut Staf PMI Kota Makassar '' Fardiansyah Karim '' melalui Pesan Whatsaap nya mengatakan bahwa Selamat Bergabung Generasi Relawan KSR PMI Unit Universitas Mega Rezky Makassar dan Tetap mengabdi untuk Kemanusiaan serta Tetap harus mengedepankan prestasi akademik dan ditunjang dengan prestasi non akademik. Kedepan, lebih eksis lagi sebagai organisasi berbasis sosial dan memiliki kepekaan ditengah-tengah masyarakat.


Kegiatan Diklatsar ini merupakan bagian dari rangkaiaan kegiatan perekrutan setelah sebelumnya dilakukan kegiatan indoor. Dimana sebelumnya, para peserta terlebih dahulu melewati tahap penyeleksian didalam ruangan dalam Tiga Pekan setiap Hari Sabtu Minggu sejak tangal 4 Januari 2020  hingga di tutup dengan outdoor di hari minggu, 9 Februari 2020. dan dibina selama 120 Jam mengikuti Materi Kepalangmerahan serta Praktek sebagai bagian dari persyaratan ikut menjadi KSR PMI Universitas Mega Resky Makassar.



Laporan : Andi Hebri
Berita Teropong Sulsel Jaya
Berita Kawan Muda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...