Langsung ke konten utama

DAFTAR BARANG BUKTI DAN IDENTITAS KORBAN BENTROK UNM



TEROPONG SULSELJAYA, Makassar -, Beberapa Mahasiswa UNM terluka akibat bentrok antara fakultas bahasa dan Fakultas seni yang terjadi didalam kampus parangtambung siang tadi kamis 21/11/2019.

Kampus UNM yang terletak dijalan Maliengkeri ini spontan mencekam pasalnya, kedua belah pihak menggunakan senjata api rakitan jenis Papporo, busur (panah) serta bom molotov.

Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin "ada beberapa mahasiswa yang terluka serta beberapa barang bukti yang kami amankan", ucapnya.

BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN PIHAK KEPOLISIAN
1. 1 bilah parang
2. 1 batang besi
3. 1 panah sumpit
4. 25 batang anak busur (panah)
5. 4 ketapel busur

Mahasiswa dari kedua kubu yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Haji yang terletak dijalan Dg. Tata. Adapun korban tersebut antara lain :
1. Ferdinan 21th Fak.Seni, semester 5, asal Kab. Maros (terkena busur bagian perut sebelah kiri)

2. Nur Rasuli 20th Fak. Seni Desaign semester 5, asal Kab. Bulukumba (luka sabetan pada leher sebelah kiri)

3. Irsanuddin 21th, Fak. Seni semester 7, asal Majene (terkena busur pada bagian belakang telinga kiri)

4. Reski 23th, fak. bahasa, asal Palopo (luka pada paha bagian dalam)

5. Muslim Bayu Angga 19th, Fak. Bahasa semester 3, asal Kab. Bulukumba (luka pada bagian leher depan)

6. Ahmad 23th, fak. seni, warga jalan borong raya makassar (luka kaki kanan)

7. Ilham 23th, fak. bahasa semester 5, asal kab. jeneponto (luka paha sebelah kanan)

Reporter   : vhr vharel
Teropong SulselJaya
Portal Kawan Muda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...