Langsung ke konten utama

Pejuang ✋Waktu Itulah LPM

Bulukumba, Salah Satu Program Utama Lembaga Panrita Mampu ( LPM )  yaitu Shalat 5 waktu Berjamaah / Pejuang 🖐 waktu dan Sedekah Berjama'ah. Lembaga yang terbentuk di Kota Bulukumba dan mempunyai banyak cabang yang tersebar di Kab/Kota yang ada di Prov Sulsel maupun di Luar Provinsi.


Pendiri LPM " Ahmad Tafsir " menekankan kepada seluruh Anggota LPM untuk bisa mengikuti Program utama yakni Shalat 5 Waktu / Pejuang ✋Waktu Dan Sedekah Berjama'ah. Bukan hanya itu Anggota LPM juga rutin mengikuti Tarbiyah Setiap minggunya di Sekret Jl Husni Thamrin.


Dunia Hanya Persinggahan tempat kita mencari bekal, di ibaratkan celupkan telunjuk tangan kita kedalam gelas yang berisi air lalu angkatlah telunjukmu itu,, itulah dunia ,yang lain itulah akherat ☝️ kunci ibadah terletak pada shalatnya..bersyukur dan berbangga diwadah ini punya program utama pejuang ✋ waktu dan mengisi kebaikan disela sela nya ✋waktu sedekah berjamaah, Tarbiah Masya Allah wadah kita lebih mengutamakan berjamaah keagamaan islam Rahmatan Lil Alamin. Ujar Pendiri LPM " Ahmad Tafsir.

Mari Kita menyatukan Niat, Tekad dan tujuan Kita di dalam Lembaga Panrita Mampu (L P M) Untuk memperkuat Ukhuah Islamiyah Kita dengan Shalat berjama'ah, Sedekah Berjamaah, Tarbiyah Berjamaah ,Makan berjamaah, Ngober☕ NGopi pun☕ Kita berjama'ah.

Karena inilah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap Agama kita,Untuk menjadikan Bulukumba Sebagai Kota Baldatul Tayyibatun Warabbun Gafur # Berbeda tapi sama tidak seiring tapi sejalan untuk membentuk Islam Rahmatan Lil Alamin.

DALAM FILOSOFINYA
LEMBAGA PANRITA MAMPU (L P M)
*MAMPULAH BERANI TAPI JANGAN PERNAH MAMPU BERANI MEMBODOHI SESAMA*

Laporan : Andi Hebri
Berita Teropong Sulsel Jaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...