Langsung ke konten utama

Kunjungan KKB di Kota Bontang dan Balikpapan Kaltim


Kaltim, Kunjungan Orang Nomor 1 di Bulukumba beserta Rombongan Ke Kalimantan Timur pada hari Jumat 22 November 2019.

Rombongan Bupati beserta jajaran Pemerintah Bulukumba khususnya  KKB ( Kerukunan Keluarga Bulukumba di sambut oleh orang nomor 2 di Kaltim " H.Hadi Mulyadi "di Bandara Internasional Sepingan Balikpapan disertai Tarian khas Dayak dan beberapa warga Bulukumba yang tinggal du perantauan.

Wakil Gubernur Kaltim " H.Hadi Mulyadi di dampingi Istri tercinta Erni Makmur Hadi yang tak lain putri daerah dari Kota Bulukumba yang beralamat di Terang - Terang.
 Sebelum berangkat Ke Kota Bontang, Bupati Beserta Rombongan menyempatkan dirinya untuk bertatap Muda dengan Warga Bulukumba yang berada di Kota Balikpapan.


Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali bersama Kepala OPD mrngunjungi Pupuk kaltim yang berada di Kota Bontang yang jarak tempuh 2 Jam dari Pusat Kota Samarinda.

Selain itu, juga untuk menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPC KKB) Kota Bontang, Kalimantan Timur, pada hari Sabtu 23 November 2019.


Ketua Umum Dewab Pimpinan Pusat KKB " Andi Badi Sommeng " Mengatakan "Alhamdulillah, rombongan Bupati dan DPP KKB mendapat sambutan hangat dari warga Bulukumba yang ada di perantauan. Senang rasanya bisa bertemu, bersilaturahmi dengan mereka apalagi ada banyak keluarga juga.

Disisi lain Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengatakan kedatangannya di Kalimantan Timur ini dalam rangka untuk kunjungan kerja.

"Kita akan mencoba mengadakan kerjasama dengan Pupuk Kaltim, apalagi ada banyak masyarakat Bulukumba tinggal di sini bahkan ada banyak yang sukses dan bekerja di pabrik Pupuk Kaltim," ungkapya.

Ia juga menilai masyarakat Bulukumba yang ada di tanah rantau memiliki kerinduan mendalan terhadap Bulukumba sehingga wujud dari itu mereka menyambut rombongan dengan sambutan hangat dan juga tarian adat.

"Kami merasa terpukau mendapat sambutan hangat dari warga Bulukumba yang ada di perantauan. Terima kasih banyak atas apresiasi dan sambutannya. Semoga hubungan silaturahmi terus terjalin dengan baik," lanjutnya.

Kemudian Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H.Hadi Mulyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bulukumba dan rombongan DPP KKB telah datang ke Kalimantan Timur .

"Terima kasih atas kedatangannya ke Kaltim. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur menyampaikan selamat datang di Kaltim," sambutnya.

Ditanya soal rencana kerjasama yang akan dijajaki Pemerintah Kabupaten Bulukumba, ia terbuka dan menantikan aspek dan bidang apa yang bisa dikerjasamakan.

"Semoga ada hubungan yang positif antara Bulukumba dengan Kalimantan Timur dan harapan kami ada yang bisa dikerjasamakan yang produktif untuk membangun Kaltim dan Bulukumba," pungkasnya.

suami Erni Makmur ini juga  menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kaltim khususnya yang berasal dari Bulukumba yang merantau dan bekerja disini telah turut membantu pemerintah dalam membangun Kalimantan Timur.

Laporan : AAM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Salurkan 5 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing Kurban untuk Masyarakat Umum

SAMARINDA, – Dalam rangka Idul Adha 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian kurban sapi sebagai wujud kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat , Samarinda, 27 Mei 2026 Tahun ini, program *Kurban Berbagi* menyalurkan sebanyak * 5 ekor sapi dan 2 Ekor Kambing* yang disembelih di Kantor Dinas Kesehatan. Daging kurban didistribusikan kepada * keluarga penerima manfaat* yang meliputi dhuafa, panti asuhan, warga sekitar, Pensiunan Dinkes dan Pegawai Dinkes sebanyak Kurang Lebih 350 Kantong. Ketua Panitia, Romi Hendra, sekaligus Kasubag Umum menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan syariat, tapi juga memperkuat solidaritas sosial. “Alhamdulillah, tahun ini antusiasme donatur meningkat. Kami berharap daging kurban ini bisa memberi manfaat nyata dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya. Proses penyembelihan dilakukan sesuai standar syariah dan higienis oleh tim jagal bersertifikat, Distribusi juga meng...

Tidak Terjebak di Lorong Waktu [Renungan Akhir Zaman agar terjaga dari Kesyirikan]

 Oleh : Jaya Mualimin Pendahuluan Terowongan waktu" sering kali merujuk pada konsep ilmiah wormhole (lubang cacing) atau fenomena fiksi ilmiah. Secara teoritis, perjalanan melintasi waktu dimungkinkan melalui fenomena ruang- waktu berdasarkan Teori Relativitas Khusus Albert Einstein. Teori Relativitas seseorang yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami fenomena dilatasi waktu (waktu berjalan lebih lambat bagi mereka). Paradoks dan Batasan: Perjalanan ke masa lalu sangat mungkin menciptakan paradoks, seperti mengubah sejarah yang menyebabkan penjelajah waktu tidak pernah dilahirkan. Stephen Hawking meragukan perjalanan waktu ke masa lalu bisa terwujud di masa depan. Tetapi Manusia tidak punya pilihan kecuali atas kuasa-Nya karena qodho sudah tertulis dalam Loh Mahfudz.   Lompatan waktu Peristiwa pertama yang dialami sekelompok pemuda al Kahfi masuk di lorong waktu melompati lebih 300 tahun kedepan, mereka mengaku baru bangun tidur semalam. Ketika uang dikanto...

Iqra' itu Perintah Ketauhidan Sepanjang Masa

Oleh: Jaya Mualimin Munawar al Badri Pembuka Risalah terakhir dari bangunan ketauhidan telah paripurna. Risalah Muhammad SAW bagian dari batu bata bangunan tauhid yang diawali perintah Iqra' "bacalah ya Muhammad", menjadi sangat urgen dibicarakan kembali karena tidak hanya berkaitan ketika Muhammad bin Abdullah bertemu Jibril AS di Hira, tetapi juga saat menutup risalah di ujung akhir dunia. Saat digambarkan kondisi ketauhidan telah jauh melenceng dari pesan awal, sehingga  pertolongan Allah tidak hadir ditengah umat dari sisa umur 500 tahun terakhir. Perpecahan, kebodohan, sosial budaya dan kultural yang terpuruk dan memprihatinkan.  Tulisan ini ingin mengetuk hati umat, sehingga dapat kembali meraih cita-cita kejayaannya sesuai perintah wahyu iqra', Inshaallah. Iqra' Perintah Ketauhidan "Iqra'" adalah perintah tauhid pertama yang turun. Bukan kebetulan kata wahyu itu "Bacalah", bukan "Shalatlah" atau "Puasa lah". Karen...